Sekilas Sejarah

Berangkat dari sebuah niatan baik untuk memberikan banyak manfa’at kepada ummat ini, KoSPE didirikan oleh beberapa pengusaha yang konsen terhadap permasalahan perekonomian ummat sehingga menjadi solusi untuk banyak orang.

Demi memberantas kesyirikan dan riba yang mengakar dibeberapa daerah perekonomian masyarakat Indonesia, maka KoSPE hadir sebagai solusi terhadap permasalahan tersebut.

Didirikan pada tanggal 19 November 2011 dan berlokasi disebuah ruangan kecil tepatnya di perumahan Prima Harapan Regency blok. C1. No. 26 Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa barat.

Berjalan beberapa waktu ternyata memang banyak ditemui permasalahan masyarakat yang berawal dari perekonomian. Mulai dari seorang Ibu yang membeli centong nasi seharga 13 juta karena percaya tuah dari dukun yang menjual centong tersebut. Sampai seorang Ibu yang harus pasrah rumahnya disita oleh rentenir karena bunga hutangnya semakin besar dan tak mampu dibayarkan lagi.

Semakin berjalan jauh, ternyata banyak ditemui akar permasalahan yang bersumber dari perekonomian. Kali ini dijumpai sebuah Pesantren yang akan koleps; lucu, miris namun memang nyata adanya. Pesantren yang memiliki lahan lebih dari 23 Hektare ternyata hampir tutup lantaran tak bisa mengeksplorasi potensinya.

Akhirnya berawal dari hal tersebut dijalankan sebuah program bernama SENJA yang fokus terhadap agrobisnis, dan saat ini program tersebut dapat menjadi sebuah solusi terhadap pesantren tersebut. Bahkan saat ini Pesantren tersebut telah mencapai 5 angkatan. Dan angkatannya ada yang mendapat beasiswa full bright di ESQ Business School.

Tak hanya itu usaha yang dijalankan oleh Kospe pun saat ini dalam bidang agrobisnis telah mengelola 130 hektare lahan yang di dalamnya ditanami pohon Jabon. Dan alhamdulillah telah bergabung bersama kami masyarakat sekitar Cianjur, Jawa Barat sebanyak 164 orang yang menjadi petani di lahan tersebut.

Kedepannya kami bertekad mengelola lebih banyak lagi lahan di Indonesia, agar menjadi produktif dan banyak memberi manfaat kepada masyarakat di negeri ini.